undefined

Taijiquan

Taijiquan (Hanzi tradisional: ???; bahasa Tionghoa: ???; Pinyin: tàijíquán; Wade-Giles: t'ai4 chi2 ch'üan2), adalah sebuah bentuk seni beladiri dan senam kesehatan aliran halus dari negeri China. Taichi terbagi menjadi berbagai "gaya" yang pada dasarnya berasal dari satu akar dan konsep dasarnya hampir sama, namun bentuk gerakannya berbeda-beda, sehingga menambah khazanah pengetahuan para pecinta Taichi.
Adapun gaya-gaya Taichi yang terkenal adalah gaya Chen, gaya Yang, gaya Sun dan gaya Wu. Yang paling terkenal adalah gaya Yang, gaya ini telah menjadi standar pengajaran Taichi ke seluruh dunia, yaitu lewat sebuah rangkaian gerak yang disebut "Beijing 24 step" atau Senam Taichi gaya 24 langkah yang telah distandardisasi oleh pemerintah Republik Rakyat China (RRC) sebagai bentuk baku untuk mengajarkan Taichi.
Sejarah
Menurut legenda Taichi diciptakan oleh Zhang Sanfeng (di Indonesia dikenal sebagai Thio Sam Hong) seorang pendeta Tao yang hidup pada abad ke-12, dan dari ajaran beliau ini kemudian dikembangkan oleh Chen Wangting pada abad ke-15. Dari ajaran Chen Wangting inilah lahir Taichi gaya Chen, gaya yang tertua. Gaya Chen ini kemudian dimodifikasi lagi oleh murid-murid di generasi berikutnya, sehingga lahirlah gaya Yang, didirikan oleh Yang Luchan pada abad ke-16, gaya Wu oleh Wu Yuxiang pada abad ke-17 dan gaya Sun oleh Sun Lutang pada abad ke-19.
Senam Taichi kemudian berkembang menjadi bentuk latihan yang digemari, karena memiliki manfaat kesehatan yang baik dan, dengan latihan yang tekun dan sangat mendalam, bisa digunakan untuk pembelaan diri. Oleh karena itu, pemerintah RRC kemudian menciptakan jurus standar untuk pengajaran senam Taichi ini sebagai bagian dari olahraga Wushu , yang dikenal dengan nama 24 langkah Taiji Beijing pada tahun 1956, dan 42 langkah Taiji kompetisi pada tahun 1989. Kedua set standard ini dianggap lebih mudah untuk diajarkan dan ditampilkan daripada jurus tradisional yang lebih panjang dan sulit.
Taiji di Indonesia
Hingga kini, senam Taichi masih menjadi bagian dari pelajaran di berbagai klub wushu dan kungfu di Indonesia. Atlit Wushu Indonesia, Zaenab, berhasil memperoleh medali perunggu di nomor Taichi yang diadakan pada Asian Games 1998 di Bangkok, Thailand.
Selain dikembangkan di klub-klub Wushu, dikembangkan juga senam Taiji di klub-klub khusus Taiji yang tidak menekankan pada kompetisi Wushu, misalnya di klub PORPI (Persatuan Olahraga Pernapasan Indonesia), Klub Taichi Adipranata, dan masih banyak lagi klub-klub lainnya. Selain itu juga terdapat beberapa Master Taiji yang bersifat independen, yang tidak mendirikan perguruan khusus, tapi mengajarkan kepada beberapa murid tertentu secara personal.

Copas dari mbak wiki (http://id.wikipedia.org/wiki/Taijiquan)



Judul:Taijiquan
Url:http://blog-jasri.blogspot.com/2012/05/taijiquan_31.html
Pada:31 Mei 2012
Oleh:Yuk Tawa
Respond:13
Reaksi: :
  1. diantara semua post bela diri yg dipublishh... beah diri mana yaa yg baguss...?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo ane yang di bawah


      [img]http://www.filmfortress.com/images/ong-bak_review.jpg[/img]

      Hapus
  2. wahaha blm pernah denger tuh ilmu bela diri yang namanya taijiquan...

    BalasHapus
  3. Beladiri nya mantap nih

    Coba ada di Indonesia pasti saya ikutan :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. maksud ku di daerah saya

      Hapus
    2. hahaha, mang mbak daerah mana?
      BDW thanks dah mampir yo

      Hapus
  4. MANTAAFF mas, ilmu beladiri Taijiquan :D

    BalasHapus
  5. Ilmu beladiri nya hebat gan

    bahkan tokoh utama dari ong bak belajar beladiri ini :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe, siapa bilang
      Tony jaa ilmu beladirinya Muay Thai

      Hapus

Gunakan perintah berikut agar komennya jadi menarik

⇨ [img] URL Gambar [/img]
⇨ [youtube] URL YouTube [/youtube]
⇨ [code] Kode Anda [/code]
⇨ [pre] Kode Anda [/pre]
⇨ [blockquote] Kata-kata Anda [/blockquote]
⇨ Buka Emotion

tentang saya

Jasri DM f G t
Seharusnya Bulan ini sebagai acuan saya agar tidak hidup blangsakan di bulan depan, Hanya bertemankan TOP Kopi dan Rokok untuk menulis, Hidup di tanah rantau terasa TERLANTAR :)
Arsip Blog-Jasri
TUTUP